Pengalaman Odontektomi (bedah mulut) bagian ke-2

Terakhir saya nulis tentang odontektomi itu tahun 2013. Baru di tahun 2017 saya cabut geraham bungsu lagi, dan baru tahun 2019 saya menuliskan tentang pengalaman 2 tahun yang lalu wooooowwww lemot sekali apdetnya ya hahahahaha..

Banyak sekali yg komen di postingan saya kemaren (odontektomi bagian pertama), menanyakan nomor hape dokter gigi yang menangani bedah mulut saya, tarifnya, dan prosesnya. Sampe ada ada pending 22 comments, waiting for approval. Maafkan saya, ga bisa balesin satu-satu. Jujur, inipun sudah banyak yang lupa. Misal tarifnya untuk cabut per gigi berapa.

IMG_20190419_125527

rontgen mulut puspa, agustus 2017

Langsung aja ya.

Gambar di atas adalah rontgen gigi saya di tahun 2017, yang sudah diperbarui. Alias gigi geraham bungsu yang kanan bawah udah ngga ada. Setelah cabut geraham yg pertama, keluhan seperti pusing agak mereda. Tapi dua tahun setelahnya, ada keluhan lagi. Pusing dan nyeri leher.2015 terasa, namun baru bisa cabut 2017. Tadinya mau cabut 3 gigi sekaligus, namun dokter menyarankan mending 2 dulu aja, terserah yang mana, nanti gigi terakhir dicabut setelah agak mendingan/ ga nyeri lagi. Takut ga enak makan minum. Karena setelah cabut gigi harus minum painkiller, kan.

Akhirnya saya memutuskan cabut 2 gigi, atas yang kanan kiri. Mantap kali. Saya sudah bayangin bakal duduk di kursi pasien selama 2-3 jam. Sudah siap cemilan dan lain lain. Sudah bayangin kursi pasiennya bakal ditidurin banget biar bisa mangap paripurna kkkkkkkkkkk (bahasa macam mana ini). Tapi kenyataannya..

Proses cabutnya cuma 30-45 menit lho! Sudah 2 gigi, itu. Saya ngrasanya sih cepet. Hmm, kayanya ga sampe 45 menit sih malahan. Saya dateng, duduk, ngobrol bentar, pak Bambang siapin ‘perkakas’ cabut giginya, trus suntik bius, nunggu 5-8 menit, bius bekerja, mulai deh cabut. Dan cepet, punnnnnn !!!!?!?!? Saya heran. Rasanya kaya giginya ditarik ke bawah trus udahan. Ga berasa apaapa, kan dibius lokal. Setelah disuntik bius itu, selain ngrasa mulut kebas, rasanya mual. Kaya pengen muntah. Dokternya sih ngasih tahu emang kaya gitu kalo dibius di mulut. Rasanya eneg mual. Wajar..

Setelah cabut, gusi saya dijahit. Lalu diminta gigit kapas bentar mungkin buat menekan pendarahan biar darahnya ga sampe mana-mana. Habis itu saya diresepin painkiller. Tentang pengobatan pasca odontektomi ini saya pernah nanya di milis sehat, oleh beberapa dokter dikasih tahu kalau kita ga perlu minum antibiotik setelah bedah mulut. Painkiller saja sudah cukup. Jadi buat mbambak yang sedang hamil atau masih menyusui, bisa kok cabut geraham bungsu..

image1

Tempat praktek drg. Bambang Dwirahardjo, Sp.BM.

Oh iya, tempat praktek drg. Bambang pindah ya.. Sudah tidak di dekat Pasar Demangan(?) lagi, tapi di Minomartani (seperti tertera di foto di atas, ya temanteman.. mohon jangan tanya lagi wlwlwl capek akutu). Kalo nomer hape, bisa tanya dengan telpon RSGM Dr. Soedomo UGM Yogyakarta, nanti dikasih tahu kok. Karena dulu saya dapatnya begitu juga.

Untuk cabut 2 gigi atas, saya habis 1.500.000, sepertinya sudah termasuk painkiller. Nanti di dokternya diresepin obat, bisa kita tebus di apotek mana aja. Seminggu setelah cabut, saya kontrol ke dokter Bambang lagi, lepas jahitan di gusi, udah. All is good..

Jadi kalau ada yang punya keluhan gigi, terutama geraham bungsu, baiknya kalau sempat segera dicabut. Karena belajar dari pengalaman, why should we keep something that doesn’t belong there? Especially when it causes you more pain? (((curcol detected wkwk.)))

Sekian ya, cerita odontektomi saya. Sepertinya akan berlanjut di part 3 yang entah kapan tayangnya (karena ga tahu kapan mau cabut geraham bungsu terahir/ kiri bawah). Semoga tulisan saya membawa kemanfaatan dan ngasih informasi yang cukup tentang proses cabut gigi geraham bungsu.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: