My Wedding Diary: H-30

I always count the day until we get married, started from our engagement day. Tapi rasa-rasanya baru kali ini yang counting ‘beneran’. Sebelumnya kayanya cuma pemanasan aja.. Kata temen-temen yang sudah nikah dan temen-temen yang pengalaman ngurusin orang nikah, biasanya calon pengantin (esp. yang cewek), suka ngalami marriage blues. Entah jadi uring-uringan karena yang cowok terkesan ga aktif mempersiapkan acara pernikahan, atau karena panik karena mau nikah. Karena pernikahan itu adalah awal sebuah kehidupan baru. Sebelum-sebelumnya, saya nggak ngerasain hal kaya beginian. Tadinya saya mikir, karena saya nggak riweuh ngurus apa-apa sendirian, semua perihal pernikahan diurus oleh orang tua + WO (bukan saya yang minta, orang tua insist btw), jadi saya adem-adem aja sama calon suami (enakan nyebutnya pacar, ya. Lebih singkat :lol:). Kami ga pernah berantem soal siapa harus menghubungi siapa, siapa ngusrusin apa, dll. Tapi semakin dekat dengan hari H, semakin banyak saja kerjaan yang numpuk.

Walaupun sudah ada WO, tapi ada beberapa hal yang harus saya urus sendiri. Misal soal foto prewed, cetak foto buat album foto + stand foto di tempat resepsi, menghubungi calon mertua kalo ada pertemuan panitia nikah (“YAELAHBRO CUMA NIKAH BERASA KAYA PROKLAMASI KEMERDEKAAN.” ⎯Puspa, ngedumel dalam hati. Soalnya kalo bersuara, takut digibeng si Papah :D). Hal-hal yang diurus WO biasanya yang bersifat umum, seperti penentuan undangan, para among tamu, ritual-ritual pernikahan (siraman, dodol dawet, serah temanten, seragam, pesan suvenir, katering dll). Kalo saya ngurusnya yang bersifat pribadi, yang lebih ke saya + pacar, misal foto prewed, nentuin isi undangan, milih suvenir, pergi ke percetakan, nyetak foto gitu-gitu.

Tiap ada temen yang tanya, “Udah sampe mana persiapan nikahnya?” Saya bilang ga tahu. Ya half of it because I completely don’t follow my parents’ progress of preparing this ceremony. Setengahnya karena……saya mulai sibuk panik? Etapi paniknya ga sampe berantem gila-gilaan gitu enggaa, cuman nambah porsi makan aja 😆 Temen deket ada yang sampe komentar, saya calon penganten yang paling ga nggagas-an. Unlike most brides, I don’t go to crazy diets + body treatments. Tapi besok pengen nyobain hair spa, sih (wacana + ga tau kapan HEHE). Gara-gara rambut saya berantakan. Pengen nyobain spa-spa an juga walaupun cuma rambut aja. Kalo badan soalnya geli (+ mahal sih sebenernya :lol:). Lah, malah ngomongin soal perawatan. Balik lagi ke topik persiapan pernikahan, kalo dipersentase, mungkin total persiapan sudah 70%. Undangan, suvenir, udah masuk cetak, tinggal nunggu jadinya aja. Among tamu, kain/seragam buat sodara _ among tamu udah semuanya. Katering, walaupun sempet ada masalah, sudah fix. Dekor udah. Foto buat stand foto tinggal cetak aja, tinggal pesen foto mana yang harus dicetak + jumlahnya. Etcetera. Etcetera.

Mungkin secara personal, yang harus di-manage itu emosi kami. My father likes to be overly emotional when things don’t go his way, and I tend to argue with him (STILL) whenever he yelled at me. My mother likes to keep her cool by not saying unnecessary things. It’s quite amazing actually how I don;t argue much with her through this time, since I’m not that close to my mother. Please pray for me, and for every soul who volunteers themselves by helping us in preparing my wedding. Note to self, harus jaga kesehatan dan waktu tidur juga.

Baiklah, segitu dulu update-an dari saya *halah*. Besok dilanjut lagi dengan cerita yang InsyaAllah lebih seru.

Love,

– Puspa

Advertisements

Tags: ,

One Response to “My Wedding Diary: H-30”

  1. Tiyo Kamtiyono Says:

    Hope every things will be just OK Pus, it’s one of the most amazing thing you are up to 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: